AYAT-AYAT JIHAD DALAM PERSPEKTIF IBN TAIMIYAH DAN MUHAMMAD QURAISH SHIHAB

  • Fatichatus Sa'diyah Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam
  • Agra Yudha Universitas Pesantren KH. Abdul Chalim
  • Idris Idris Universitas Pesantren KH. Abdul Chalim

Abstract

Penelitian ini mempelajari tentang penafsiran ayat-ayat jihad dalam perspektif Ibnu Taimiyah dan Muhammad Quraish Shihab. Hal yang menarik dari penelitian ini adalah Ibnu Taimiyah yang merupakan Ulama pemikir Islam zaman pertengahan tetapi banyak menginspirasi gerakan-gerakan jihad dimasa kini. Sedangkan Muhammad Quraish Shihab sebagai cendekiawan Muslim di abad ini juga ikut mengkontribusikan pemikirannya mengenai konsep jihad. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan atau yang dikenal dengan istilah Library Research yang terdiri dari dua sumber yakni sumber primer dan sumber sekunder. Sumber primer dalam penelitian ini ialah kitab al-Siya>sah asy-Syar’iyyah fi Is}lah al-Ra>’I wa> al-Raiyyah karangan Ibnu Taimiyah dan tafsir Al-Misbah karangan Muhammad Quraish Shihab. Secara garis besar penafsiran Ibnu Taimiyah terhadap ayat-ayat jihad cenderung kepada satu makna, sehingga dinilai kurang relevan dengan konteks sekarang. Sedangkan Muhammad Quraish Shihab menafsirkan ayat-ayat jihad secara luas sehingga menghasilkan makna jihad yang beragam. Penfsiran ini dianggap relevan dengan konteks ke-Indonesiaan, karena dapat menghadirkan beberapa solusi jihad sebagai alternatif lain bagi masyarakat Indonesia.

Published
Dec 20, 2023
How to Cite
SA'DIYAH, Fatichatus; YUDHA, Agra; IDRIS, Idris. AYAT-AYAT JIHAD DALAM PERSPEKTIF IBN TAIMIYAH DAN MUHAMMAD QURAISH SHIHAB. Safwah : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 134-152, dec. 2023. Available at: <https://ejurnal.stiuda.ac.id/index.php/safwah/article/view/188>. Date accessed: 02 june 2026. doi: http://dx.doi.org/10.56594/safwah.v1i2.188.
Section
Articles