INTERPRETASI HADIS TASHABUH FENOMENA KPOPERS DENGAN PERSPEKTIF PSIKOLOGI KEPRIBADIAN
Studi Ma'ani al-Hadis Sunan Abu Dawud 4031
Abstract
Dengan perkembangan zaman yang semakin maju, muncullah banyak
teknologi yang memudahkan manusia dalam segala aktivitas. Saat ini, sedang
banyak sekali yang mengalami fanatisme K-popers yang mana budaya ini berasal
dari negara tetangga yaitu korea selatan. Bukan hanya kalangan anak muda tetapi
juga remaja, hingga dewasa mengalami fenomena ini hingga meniru apapun yang
dilakukan oleh idola nya. Upaya seseorang dalam menyerupai sesuatu sesuai
dengan keinginannya dalam segi tingkah laku, gaya busana, taupun lainnya dalam
islam dikenal dengan ungkapan tasyabbuh. Hal ini dapat berupa mengubah gaya
busananya layaknya laki-laki ataupun sebaliknya karena adanya niat serta
keinginan. Dalam Islam jika seorang muslim meniru bahkan menyerupai sesuatu,
baik dalam segi bentuk, sifat, kepercayaan, kebudayaan maupun tingkah laku
maka dilarang oleh agama.
Dengan merujuk pada fanatisme K-popers yang dikaitkan dengan hadis
Nabi, penelitian berguna menjawab rumusan masalah yakni bagaimana kualitas
hadis-hadis tasyabbuh dalam kitab Sunan Abu Dawud serta bagaimana
pemaknaan hadis-hadis tasyabbuh menurut ulama pensyarah, dan ulama
kontemporer serta bagaimana kajian hadis jika dikaitkan dengan pendekatan
psikologi manusia. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui
kualitas hadis-hadis tasyabbuh dalam kitab Sunan Abu Dawud, dan untuk
mengetahui pengaruh tasyabbuh kepada penggemar K-popers jika dikaitkan
dengan psikologi manusia.
Kata kunci: Hadis, Tasyabbuh, Psikologi Pemaknaan











