Feminimisme al-Qur’an; Study Kritik Terhadap Pemikiran Riffat Hasan Tentang Konsep <i>Equality Gender</i>

  • M. Tohir Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan

Abstract

Artikel ini berupaya membahsa masalah feminisme al-Qur’an dan kritikan terhadap pemikiran Riffat Hasan tentang konsep equality gender. Adapun yang menjadi fokus pembahasan dalam artikel ini pertama. Metodologi Riffat Hasan dalam menafsirkan ayat-ayat feminis,  kedua. Contoh penafsiran Riffat Hasan terhadap ayat-ayat feminis, dan ketiga. kritikan terhadap metodologi penafsiran Riffat Hasan. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif karena berdasarkan kepada karakter objeknya, atau dengan kata lain, penelitian bersifat kepustakaan (library reseacrh), dengan objek berupa naskah, buku atau literatur yang berhubungan dengan persoalan yang dibahas. Dan hasil penelitian ini yaitu: 1. Dalam menafsirkan ayat-ayat feminis Rifat Hasan menggunakan pendekatan empiris, dan pendektan idea-normatif. 2. Adapun contoh penafsiran Riffat Hasan yaitu kata Qawwamun pada surat al-Nisa’: 34 berarti bahwa yang bisa mencari nafkah tidak hanya seorang laki-laki saja namun seorang wanitapun   juga diperbolehkan dan laki-laki hanya dituntut mampu menafkahi keluarganya lahir maupun batin. 3. Secara keilmuan Riffat Hasan tidak memiliki kapasitas sebagai mufasir ia hanya pandai membaca, menulis syair-syair (puisi) dan mahir dalam bahasa inggris, tidak dalam ilmu tafsir sehingga dalam menafsirkan cenderung tekstual tidak menggunakan metode tafsir.

Published
Oct 7, 2018
How to Cite
TOHIR, M.. Feminimisme al-Qur’an; Study Kritik Terhadap Pemikiran Riffat Hasan Tentang Konsep Equality Gender. AL-THIQAH : Jurnal Ilmu Keislaman, [S.l.], v. 1, n. 02, p. 89 - 111, oct. 2018. ISSN 2685-9467. Available at: <https://ejurnal.stiuda.ac.id/index.php/althiqah/article/view/6>. Date accessed: 08 mar. 2021.
Section
Articles