Implikasi Tafsir Ayat Kawin dan Waris Beda Agama Persfektif Islam Liberal

  • Bustomi Arisandi STAI Darul Hikmah Bangkalan , Indonesia
  • Junaidi Junaidi STAI Darul Hikmah Bangkalan , Indonesia
  • Moh. Sholeh Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan, Indonesia

Abstract

Dalam kajian literatur ini menggunakan metode deskriptif interpretatif yakni mendeskripsikan mengenai Islam Liberal secara umum dan konsep fiqih pluralisnya secara khusus. Serta menginterpretasikan kembali hasil pemikiran tersebut. Kemudian menganalisa dengan metode Analaisa Critical Diskursus yakni pemakaian bahasa atau pengguliran wacana yang diusung sebagai bentuk praktik sosial yang menyebabkan suatu hubungan dialektis anatara peristiwa diskursif tertentu dengan situasi sosial.Dari hasil kajian ini dapat disimpulkan bahwa Islam Liberal merupakan paham yang mencetuskan konsep fiqih pluralis yang pertama kali di Indonesia. Dan sebagai bentuk produk fiqih pluralis yang berkaitan dengan ahwal al-syakhshiyyah yakni dibolehkannya melaksanakan pernikahan dan waris beda agama. Islam Liberal mengkaji ulang penafsiran ayat-ayat Al-Quran dan Hadits yang dilakukan oleh ulama dahulu dengan merelevankan produk fiqihnya dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat sekarang. Mereka menolak stagnasi hukum yang ditetapkan dan menginginkan perubahan hukum hingga melahirkan proses dinamisasi pemikiran hukum Islam.

Published
May 6, 2021
How to Cite
ARISANDI, Bustomi; JUNAIDI, Junaidi; SHOLEH, Moh.. Implikasi Tafsir Ayat Kawin dan Waris Beda Agama Persfektif Islam Liberal. AL-THIQAH : Jurnal Ilmu Keislaman, [S.l.], v. 4, n. 1, p. 59-77, may 2021. ISSN 2685-9467. Available at: <http://ejurnal.stiuda.ac.id/index.php/althiqah/article/view/47>. Date accessed: 25 sep. 2021.
Section
Articles