Periwayatan Hadis Lafz{I> Vs Ma`Nawi>

  • Fitrotun Nafsiyah Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan

Abstract

Macam-macam periwayatan hadis saat ini menjadi banyak perdebatan ulama. ketika itu, akan kebolehan dan ketidakbolehan mengaplikasikannya dalam periwayatan hadis. Hal ini dipandang bahwa pembahasan ini patut dikaji secara mendalam agar dapat diketahui bagaimana cara penyampaian hadis setelah Nabi meninggal, juga tentang apa dan bagaimana periwayatan hadis lafz}i> dan ma`nawi>. Melalui pengkajian secara mendalam, periwayatan lafz{i> merupakan periwayatan hadis yang redaksi atau matannya sama persis seperti yang diwurudkan Rasulullah. Periwayatan hadis secara lafz{i> ini tentu untuk hadis-hadis qawli>yah (sabda) saja. Sedangkan, Periwayatan ma`nawi> adalah periwayatan hadis yang disampaikan oleh sahabat dengan mengemukakan maknanya saja, tidak menurut lafaz-lafaz seperti yang diucapkan oleh Rasul. Jadi, bahasa dan lafaz hadis disusun oleh sahabat sendiri, sedangkan isinya berasal dari Nabi. Oleh karena itu, banyak hadis yang memiliki maksud yang sama tetapi dengan redaksi matan yang berbeda. Hadis-hadis yang fi`li>yah dan taqri>riyah, karena sifatnya, disampaikan secara ma`nawi>.

Published
Apr 9, 2019
How to Cite
NAFSIYAH, Fitrotun. Periwayatan Hadis Lafz{I> Vs Ma`Nawi>. AL-THIQAH : Jurnal Ilmu Keislaman, [S.l.], v. 2, n. 01, p. 50-71, apr. 2019. ISSN 2685-9467. Available at: <http://ejurnal.stiuda.ac.id/index.php/althiqah/article/view/12>. Date accessed: 25 sep. 2021.
Section
Articles